Senin, 27 Agustus 2012

Cinta di Resto

Beberapa waktu yang lalu saya mengajak istri saya untuk kuliner malam di sebuah mini restoran yang terletak di lokasi jalan penghubung antara Magetan dan Madiun. Jika teman-teman sering ke Madiun, maka akan familiar dengan Desa Madigondo. Yah disitulah tempat mini resto tersebut. Tempatnya lumayan nyaman dan unik. Terdapat beberapa saung yang terlihat nyaman jika kita membawa keluarga besar. Saya dan istri memilih tempat yang standart untuk makan berdua. Setelah duduk sebentar, pelayan resto mendatangi kami.

"Selamat malam, mau pesan apa pak?", pelayan tanya ke saya yang mungkin terlihat dewasa kalau tidak mau dikatakan sudah menua.

"Saya pesan Iga bakar mbak!", sahut saya.

"Maaf, untuk hari ini seluruh menu iga tidak tersedia", pelayan resto menjelaskan.

"Ya sudah kita pesan gurami bakar ini saja", pinta saya sambil mengarahkan jari telunjuk ke gambar menu gurame yang cukup menggugah selera.

"sama sambel trasi, trus minumnya jeruk panas 2",

Sambil menunggu pesanan datang, saya pun mengobrol dengan si cinta yang duduk di depan saya. Sebenarnya sudah sering sekali saya mengajak cinta makan diluar. Tapi ada satu hal yang begitu saya rindukan. Satu hal yang sudah lama teringini oleh hati ini. Ingin rasanya makan bertiga dengan si kecil yang bentar lagi menyapa kami. Uhuks, kenapa jadi melankolis begini. Baiklah berikut hasil foto-foto amatir dari menu yang kita makan.

gurame bakar


enaknya gurame bakar


kuliner gurame bakar

8 komentar:

  1. sabar Mas..ntr lgi si kecil lahir k dunia kok...hehe

    Harganya gmn Mas??

    BalasHapus
    Balasan
    1. bismillah. Makasih yura atas doanya.
      Untuk harganya : satu porsi gurame diatas dibandrol 43 ribu rupiah. Mahal ndak sih?

      Hapus
  2. kok cuman oleh2 foto aja? sample buat tmn2 di VS mana nih?
    (*hehehe....)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ha ha.. iya mas. Ini masih dipamerin foto-fotonya. Biar pengen ^_^

      Hapus
  3. wah masakannya tampak enak. tapi brokolinya agak kematengan ya #salahfokus

    semoga si kecil yang udah dinantikan dengan sabar akan lahir dengan sehat wal afiat & menambah kebahagiaan ortunya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. he he.. tapi brokolinya enak kok teh ^_^

      aamiin. makasih teh. Saya sudah menunggunya 3 tahun neh :)

      Hapus
  4. guramenya mana? ah, ketutupan brokoli sama wortel... #langsung ngiler

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya nih mbak. Ketutupan sama brokoli yang terlalu matang he he.
      Tapi rasanya memang bener-bener maknyus ^_^

      Hapus

Terima kasih sudah berkomentar di blog ini.